WANT AN APPROXIMATE PRICE?
GET A FREE QUOTE »

CALL US NOW:
+62 21 2967 0633

pengenalan WMS

Apa itu Warehouse Management Systems

Warehose Management System atau disingkat WMS adalah bagian dari module ERP sebenarnya  yaitu supply chain management. WMS dapat mengontrol seluruh proses yang terjadi dalam gudang mulai proses Shipping, Receiving, Putaway, Movement, dan Packing. 

Dengan menggunakan Warehouse Management System kita dapat mengetahui lokasi penyimpanan barang berdasarkan jenis barang, jumlah, dan tanggal. Sehingga area penyimpanan di gudang-gudang dapat dipakai secara optional yang akan mempermudah mengetahui jumlah stok setiap barang.

Cara pengaturan barang di WMS

Untuk mengatur kondisi setiap barang dapat berjalan dengan baik maka perlu tahu konsep yang biasa digunakan pada warehouse management system. Dengan konsep tersebut kondisi atau masa setiap barang dapat diatur dengan baik sehingga tidak ada kerugian seperti masa kadaluarsa.

Beriku adalah konsep dari WMS tersebut :

1. FIFO (First In First Out)

Barang yang pertama kali masuk merupakan barang yang pertama kali keluar.

2. LIFO (Last In First Out)

Brang yang terakhir masuk merupakan barang yang pertama kali keluar

3. FEFO (First Expired First Out)

Barang yang memiliki masa kadarluarsa lebih dulu itulah barang yang harus dikeluarkan terlebih dahulu.

Manfaat menggunakan WMS

  1. Mempercepat proses Lead Time, hal ini akan berperngaruh besar pada proses manufacturing dan pengiriman ke customer
  2. Mengetahui seluruh proses transaksi yang terjadi pada gudang dan jumlah stok setiap barang dengan cepat, akurat dan realtime
  3. Dapat mengatur pengeluaran dengan baik melaui konsep (FIFO, LIFO,  FEFO)
  4. Dapat menghitung waktu setiap proses lead time, yang dapat mempengaruhi perhitungan produktivitas gudang dan upaya peningkatanya.
  5. Mengatur tatal letak penyimpanan barang secara optional
  6. Mempermudah perhitungan persedian barang secara berkala
  7. Dapat melacak persediaan barang secara cepat dan akurat disetiap kokasi dan site.

Module Umum WMS

Inventory Control

Module ini mengecek/melacak ketersediaan barang berdasarkan identitas barang disetiap lokasi dan site.

Item Management

Mengatur informasi atribut data setiap barang sehingga dapat mempermudah informasi penempatan barang ke area gudang proses dan pengeluaran barang.

Floating Location System

Berfungsi untuk penempatan barang yang bisa ditempatkan di lokasi yang berbeda-beda di gudang.  Gudang yang memakai sistem ini adalah gudang yang modern dan computer-base Dengan floating location system dan warehouse management system, barang bisa ditempatkan dimana saja asalkan lokasi tersebut diupdate di system.

Integrasi dengan Barcode

System harus bisa terintegrasi dengan barcode secanner sehingga bisa membaca indentitas disetiap barang secara cepat dan akurat. Dengan integrasi barcode secanner kedalam system WMS bisa membantu pengurangan dan penambahan stok secara realtime.

Floating Location System

System gudang moderen yang sudah terkomputerisasi sehingga barang bisa di tempatkan dimanasaja asal lokasi tersebut diupdate disystem. jadi semua barang juga harus tertempel barcode

Gridding System

Suatu warehouse yang baik harus mempunyai grid / lokasi-lokasi didalam gudang yang telah     dipetakan untuk penempatan barang-barang. Gridding system yang baik adalah membagi gudang     seperti papan catur. Satu Grid biasanya berukuran 3m x 3m. Satu grid dibagi lagi menjadi 3 sub grid contoh A, B, C.

Cross Docking

sistem distribusi dimana barang dagangan diterima di warehouse atau di distribution center tanpa di simpan lagi tapi langsung disiapkan untuk pengiriman selanjutnya.

Demikian pengenalan singkat mengenai Warehouse Management Systems, jika perusahaan Anda membutuhkan WMS tersebut anda bisa melihat dahulu fitur WMS yang kami miliki pada link berikut ini :

Invent

  
Proudly powered by mobilecom